Tranducer adl elemen dalam sistem instrumentasi dan pengendali elektronik. Kedua sistem tersebut terdiri dari 3 bagian yaitu input, pengkondisi sinyal/prosesor dan output. Outputnya bisa berupa sistem analog atau digital. Input pada kedua sistem instrumentasi dan sistem pengendali elektronik berupa besaran non listrik yg harus diubah dalam besaran listrik tugas dari tranducer, sehingga dapat diproses secara elektronik.
Pengertian tranducer:
tranducer didefinisikan sebagai piranti yg mengubah suatu bentuk energi lain.
Dalam dunia industri, tranducer berfungsi mengubah parameter temperatur, tekanan, intensitas cahaya, kelembaban, derajat tingkat keasaman,dll.
Jenis tranducer menurut prinsip kelistrikan,yaitu:
1. Tranducer pasif, adl tak butuh catu daya, tetapi dapat menghasilkan perubahan nilai resistif,kapasitif dan induktif bila terjadi perubahan kondisi sekeliling.
2. Tranducer resistif (potensiometer resistif, strain gage, RTD, thermystor, higrometer resistif, psychometer)
3. Tranducer kapasitif dan induktif (sensor tinggi cairan,tekanan, kepadatan, ketebalan)
4. Tranducer photo (photodiode, LDR, phototransistor, optokoler)
5. Tranducer aktif, dapat menghasilkan energi listrik (thermokopel dan thermopile, cell photovoltaic)


0 komentar:
Posting Komentar